Sejarah Desa


Sejarah Desa Leprak

Desa Leprak merupakan desa kecil yang terletak di kecamatan Klabang, Kabupaten Bondowoso, Provinsi Jawa Timur. Desa Leprak termasuk salah satu desa agraris karena sebagian besar masyarakat desa Leprak bekerja sebagai petani, jadi hampir setiap hari kegiatan masyarakat desa leprak mengahiskan waktunya diladang maupun disawah untuk bercocok tanam. Desa Leprak terdiri dari empat dusun, yaitu pertama Dusun Parseh Krajan, kedua Dusun Leprak, ketiga Dusun Menuran, dan yang keempat Dusun Telaga.

Pada awalnya Desa Leprak merupakan sebuah hutan belantara yang terdapat di Kabupaten Bondowoso, dimana pada saat itu tidak ada manusia yang berani untuk memasuki hutan tersebut karena  pada hutan tersebut terdapat banyak binatang buas dan tidak sembarang orang yang dapat menghadapi binatang-binatang buas tersebut. Pada suatu hari terdapat seseorang yang membabat seperempat hutan, seseorang tersebut bernama buyut Surilah. Buyut Surilah memiliki kekuatan yang sakti sehingga beliau dapat menghadapi binatang-binatang buas yang ada di hutan. Tidak hanya buyut Surilah yang berani membabat hutan tersebut, tetapi terdapat dua orang lain yang juga berani membabat hutan. Seperempat hutan yang lain dibabat oleh buyut Oben, sedangkan setengah bagian hutan yang lain dibabat oleh buyut Madih. Hutan yang dibabat oleh buyut Surilah akhirnya diberi nama Dusun Parseh, sedangkan hutan yang dibabat oleh buyut Oben dan buyut Madih diberi nama Dusun Leprak, Menuran, dan Dusun Telaga dan pada akhirnya dari keempat dusun tersebut terbentuklah sebuah desa yang diberi nama Desa Leprak. Jadi asal kata Leprak sendiri diambil dari sebuah pohon langkah yang hanya terdapat didaerah tersebut dan saat ini pohon leprak sendiri sudah punah.