Bantuan Kapolres Bondowoso untuk Pembangunan Masjid

Kapolres meninjau langsung pembangunan masjid yang saat ini tengah berlangsung

Kepedulian kapolres bondowoso terhadap pembangunan masjid sangat nampak saat beliau terjun langsung ke dusun leprak 2 desa leprak kecamatan klabang kabupaten bondowoso. Bersama kapolsek klabang. Beserta jajarannya pada hari rabu tanggal 5 september 2018 beliau terjun langsung untuk memberikan bantuan berupa 50 sak semen untuk kelancaran pembangunan masjid yg saat ini tengah di renovasi. Juga tidak canggung beliau bercengkrama bersama panitia pembangunan masjid di area pembangunan sekaligus melihat langsung proses pembangunan ma sjid di dusun leprak 2.

Diskusi antara pihak Kapolres dengan panitia pembangunan masjid

POTENSI BATU ALAM DESA LEPRAK

Desa Leprak memiliki potensi batu alam yang beraneka macam,contohnya adalah batu paras dan batu bintang. Batu alam ini apabila dikelola dengan baik dapat menjadi lapangan kerja baru dan meningkatkan perekonomian masyarakat di Desa Leprak. Berikut ini adalah wujud dari batu paras dan batu bintang yang berhasil terdokumentasikan :

Batu Bintang
Batu Paras

 

Lokasi batu paras dan batu bintang terletak pada Dusun Leprak II. Batu paras ini sudah dilakukan penambangan. Menurut Fauzan seorang pemuda sekaligus pekerja ditambang batu paras, mengatakan bahwa tambang batu paras ini adalah milik mantan wakil bupati Bondowoso Bapak Haris. Batu paras ini katanya akan diproses menjadi pasir kucing. Pemrosesan batu paras ini menjadi pasir kucing dilakukan di kota Bondowoso. Penambangan batu paras dilakukan setiap hari dan masih secara manual. Penambangan harus terhenti saat musim hujan karena membuat akses menjadi sulit dilalui.

Tambang Batu Paras

Lain halnya dengan batu bintang, menurut Bapak Maghfiroh seorang warga desa Leprak II, batu bintang pernah ditambang pa  da tahun 2004-2005. Tambang batu bintang ini terhenti karena terjadi permasalahan pada pihak investor. Batu- batu bintang yang sudah berhasil terangkut kini terlantar dipinggir jalan menjadi batuan pagar jalan. Sebenarnya terdapat beraneka macam batuan di dusun Leprak II, batuan ini berbeda jenisnya berdasarkan blok-blok yang ada. Perlu adanya eksplorasi lebih lanjut untuk mengetahui potensi bebatuan alam berharga yang terdapat pada Desa Leprak, sehingga potensi ini dapat diolah demi kesejahteraan masyarakat di Desa Leprak.

Tasyakuran Desa Leprak Memperingati HUT RI-73

Sambutan Ketua Panitia Lomba Agustusan

Minggu, 19 Agustus 2018 diadakan acara tasyakuran sekaligus penyerahan hadiah pemenang lomba agustusan di balai desa Leprak. Acara tasyakuran merupakan wujud syukur masyarakat desa Leprak dalam rangka HUT RI ke-73 sekaligus rasa terimakasih atas jasa jasa pahlawan sehingga Indonesia merdeka seperti sekarang. Acara tasyakuran dikemas sederhana namun berlangsung dengan khidmat.

Rangkaian acara inti yang dilaksanakan seperti pembagian hadiah, sholawatan, doa dan sekaligus pelepasan adik-adik mahasiswa KKN dari Universitas Jember. Melalui acara tasyakuran ini segenap elemen masyarakat di Desa Leprak merapatkan barisan dan mengheningkan diri untuk menjadikan diri yang lebih baik dari sebelumnya. Setiap elemen masyarakat menjadi satu harap dan satu tujuan demi desa Leprak yang lebih baik.

Menunggu Fajar di Leprak

detik detik matahari terbit

Memasuki gapura pintu masuk terlihat dengan jelas, Desa Leprak merupakan desa yang terletak pada kaki bukit. Lokasinya yang berada di dataran tinggi menyebabkan Desa Leprak memiliki banyak bukit salah satunya “Bukit Tongou”. Bukit ini terletak di sebelah barat jalan arah menuju ke dusun Leprak II. Akses menuju bukit masih sulit, oleh karena itu bukit ini masih jarang terjamah manusia.

Bukit Tonggu ini memiliki potensi untuk dijadikan salah satu wisata unggulan di Desa Leprak. Selain panorama matahari terbit dan terbenam yang elok dipandang mata, pada bukit ini terdapat makam. Dahulu, makam ini sering menjadi tempat ziarah warga, Asal muasal makam inipun masih dipertanyakan. Wacana untuk mengembangkan Bukit Tongou menjadi wisata sedang gencar- gencarnya di upayakan warga. Ketua BPD, Bapak Fauzen Abrori merupakan salah satu pemrakarsa pengembangan bukit tongou untuk menjadi wisata yang dapat dikelola oleh masyarakat desa Leprak. Harapannya bukit ini akan menjadi wisata alam dan religi yang dapat membantu meningkatkan perekonomian masyarakat di sekitar bukit ini.

Upaya awal dari pengembangan bukit ini, diawali dengan rencana pembuatan jalan yang dapat mempermudah akses bagi wisatawan. Salah satu upaya lain pengembangan bukit ini adalah dengan memperkenalkan bukit ini melalui media sosial dan website desa agar keberadaan bukit ini dapat dikenal lebih luas oleh masyarakat di luar desa. Langkah promosi ini dilakukan dengan mendokumentasikan panorama yang terdapat pada bukit tongou dengan mencari spot- spot lokasi yang dapat menarik kunjungan bagi wisatawan. Momen terbaik untuk menikmati Bukit Tongou ini adal’ah saat fajar menyingsing dan terbenam. Nama “Tongou” ini sesuai untuk bukit ini, dimana “Tongou” yang berarti menunggu, orang akan betah berlama- lama menunggu hingga melupakan waktu dengan keindahan panorama yang disajikan. Berikut ini adalah beberapa dokumentasi Bukit Tongou ini yang berhasil diabadikan.

Foto Menunggu Fajar Menyingsing                             
makam buyut rabah di tonggu    
pemandangan matahari terbenam dibukit tonggu

Persiapan peringatan HUT RI ke 73

 

 

 

 

 

Dalam memperingati 73 tahun Indonesia Merdeka banyak hal yang dapat dilakukan, salah satunya dengan mengadakan kegiatan masyarakat yang bertujuan membangkitkan rasa nasionalisme.

Perlombaan agustusan merupakan serangkaian kegiatan yang tidak dapat dipisahkan dari peringatan HUT RI.

Telah lama di Desa Leprak vakum kegiatan perlombaan untuk memperigati HUT RI, maka antusiasme warga sangat besar dengan adanya wacana perlombaan yang akan dilakukan.

Menurut Sayyif, seorang warga Leprak, “Leprak setiap agustusan jarang ada acara seperti ini, acara seperti ini sangat dibutuhkan supaya desa Leprak tambah maju”.

Kegiatan perlombaan agustusan ini merupakan hasil kerjasama desa dengan mahasiswa KKN dari Universitas Jember. Fokus kegiatan perlombaan agustusan ini adalah pada perlombaan untuk anak-anak. Tujuannya agar anak anak di Desa Leprak memiliki semangat juang, sportifitas dan mempunyai semangat nasionalisme.

Semangat anak-anak dan masyarakat di Desa Leprak telah nampak dari awal persiapan peringatan HUT RI, anak- anak di Desa Leprak dengan antusias membantu membuat pernak pernik perlombaan dan beramai-ramai mendaftarkan diri setelah mengetahui akan diadakan lomba peringatan HUT RI.
Pemuda di Desa Leprak juga membantu dalam menyiapkan lokasi untuk perlombaan peringatan HUT RI.

Anak- anak membantu persiapan agustusan
Anak- anak berkerumun mendaftar lomba

Rencananya lomba akan dilaksanakan pada tanggal 8 Agustus- 13 Agustus 2018. Lomba yang akan dilaksanakan dibagi menjadi dua kategori yaitu dewasa dan anak-anak. Lomba dewasa terdiri dari Lomba Sunggi Tempeh, Tarik Tambang dan Volly Terpal, sedangkan untuk lomba kategori anak-anak terdiri atas lomba lari kelereng, balap karung, paku botol dan makan kerupuk.

Melihat antusiasme warga, para warga lainnya sangat bersemangat dengan lomba agustusan yang akan pertama kali diadakan di Desa Leprak. Diharapkan dengan adanya perlombaan peringatan HUT RI ini semangat nasionalisme warga di Desa Leprak meningkat, selain sebagai hiburan warga setelah penat mengolah lahan di ladang.

Sekilas Tentang Potensi Desa Leprak

Desa Leprak memiliki potensi paling besar di bidang perkebunan. Hasil perkebunan paling dominan adalah srikaya. Buah srikaya di Desa Leprak merupakan potensi yang berlimpah, dimana di setiap rumah warga terdapat tanaman srikaya.
Selain srikaya, potensi sumber daya yang tersedia di Desa Leprak paling strategis dan memungkinkan untuk digunakan dalam pembangunan meliputi:

  • Budidaya pertanian sawah seluas 141 ha dengan sumber air yang cukup
    Kawasan hutan seluas 160 ha dengan fungsi sosial ekonomi, produksi, konservasi dan rekreasi.